Kamis, 14 Februari 2013

My Story in Kampung Inggris



My Story in Kampung Inggris

Although i do not understand about grammar and i still learn about grammar, but i want to try to write about my story in Kampung Inggris, because i have gotten best moment there with my new friends. I have ambitions that is i would like to speak English fluently and understand about English language. Finally, i went to Kampung Inggris in Pare, because Kampung Inggris is center of place to study about English fastly. I went to there with my friend, we went to from Jakarta at 15.00 pm. We need 15 hours to arrive in Kediri station, finally we arrived at 07.00 am in station. When we have arrived in Kediri station, we should to pare by becak and Puspa Indah Bus.
When we have arrived there, we were upset should register course place and dormitory, because we do not know the best course place. Finally we got mistake when we selected dormitory and course place. Actually many course place and dormitory in Kampung Inggris. Many good course place and dormitory, but there are some course place and dormitory that is bad.
The first place we visited is so bad and we are bored in that place, cause the place is so bad and curriculum of study is not good. After we looked at the condition, we move place to others place. We should loitered to find the best course place and dormitory. Finally we can found course place and dormitory, the new our course place and our dormitory is Kresna Institute and Access-es. Both Kresna and Access is best to study about English language. Not only my friend, but also I am happy, I am happy because i have gotten the new course place. For dormitory, I took dormitory in Access-es.
The first and second day in Kampung Inggris, i have not adapted with friends and environment. But after the first and second day there, I was comfortable with environment. The matter make me happy and comfortable that is I got many new friends that is kind, I just said Alhamdulillah to my god that is Allah SWT because Allah has given me a kind friends. Both men and women are kind and good. Not only friends, my course place is so comfortable and the course place is supported by teachers who are kind and smart becomes reason for me feel comfortable in Kampung Inggris.
Every day I went to course place from dormitory by bicycle. I rent bicycle Rp 50.000 for two weeks in Kampung Inggris. Bicycle is so important for me to find food, tour, play to friends’s dormitory, etc. Bicycle can be best vehicle for me there, maybe my bicycle has becomes my best friend cause always accompany me everytimes. In Kampung Inggris, we can take program of study English, such as grammer, speaking, pronunciation, reading, writing, toefl, etc. The cost of program is cheap, average for cost of study English in Kampung Inggris just Rp 35.000 for two weeks. But if average for cost of study English in Jakarta reach Rp 200.00.
I found new friends in Kampung Inggris, many friends come from some island and city. My new friends is so good, and I have enjoyed this place. I honest that my friends there is better than my friends in Jakarta. Then for food there, food of Kampung Inggris is cheap. The price of average food there is Rp 7000, but price of average food in Jakarta is Rp 12.000. Everyday I started study from 07.00 am until 17.30 pm, because I took  4 program that is grammar, pronund, speaking, and grammar HP 8. The teacher there is so kind and they think that their student is their friends. While the student think they are teacher and best friends.
After two weeks I studied Kampung Inggris, I have to come back to Jakarta, cause I have to start study in the campus. When I came back, I was sad cause my friends and me should be separated by the time. Although we just meet two weeks, but I feel this meet like two years. I was happy in Kampung Inggris, because I can study about life simply. I hope Allah will give us free time to meet again anytime.
“ I want to look at your story after you read this story “


Pandu Wibowo
Majoring in Political Science
State Islamic University Syarif Hidayatullah Jakarta
Twitter: @pandu_wibowo
Email: panduwi_bowo@yahoo.com

Senin, 11 Februari 2013

PKS Akan Menjadi Partai Terbaik Jika LHI Mampu Membuktikan Dirinya Tidak Bersalah




PKS Akan Menjadi Partai Terbaik Jika LHI Mampu Membuktikan Dirinya Tidak Bersalah

Sebelum Presiden PKS yaitu Luthfi Hasan Ishaq dijadikan tersangka suap daging sapi impor oleh KPK, PKS menargetkan 3 besar di pemilu 2014 mendatang. Tapi seakan target dan harapan PKS tersebut harus dikubur sementara waktu karena pentolan PKS yaitu Luthfi Hasan Ishaq dijadikan tersangka korupsi oleh KPK. Penangkapan LHI sapaan dekat Luthfi membuat geger rakyat Indonesia tak terkecuali kader kader PKS sendiri. Dalam waktu singkat pun PKS mendapat cacian dan hinaan dari beberapa masyarakat karena kasus tersebut. Sementara kader PKS pun harus memasang telinga tebal untuk menerimanya.
Ujian berat yang diterima PKS diawal tahun 2013 benar benar menguji kader dan simpatisan PKS. Dari ujian tersebut timbulah sebuah pertanyaan, apakah PKS akan ditinggal kader dan simpatisannya? Pertanyaan itu pun langsung direspon oleh kader kader partai dakwah tersebut. Para kader PKS yakin  ujian yang diterima PKS ini malah mempererat kesolidan kader. Keyakinan kader kader PKS itu pun terbukti, walau PKS mendapat cacian dari berbagai kalangan, tapi secara mengejutkan PKS mampu menjawab ujian tersebut dengan perilaku positive.
Terpilihnya Anis Mata sebagai presiden PKS yang baru ternyata benar benar membawa aroma positive untuk partai dakwah tersebut. Pasalnya Anis Mata langsung mengundurkan diri dari wakil ketua DPR RI dan anggota DPR RI. Ini membuktikan bahwa  pemimpin dan kader PKS tidak haus kekuasaan seperti partai partai lain. Bisa kita lihat, mundurya Anis Mata dari kursi wakil ketua DPR ternyata banyak sekali yang ingin memperebutkan kursi wakil ketua DPR tersebut. Kemudian mundurnya LHI dari Presiden PKS pun membuktikan bahwa LHI benar benar ingin serius dan fokus terhadap masalah yang menjeratnya. Selain itu LHI tidak ingin mencoreng nama partainya. Walaupun LHI dinyatakan bersalah, tapi sikap ini patut dicontoh oleh kader kader partai lain, jika ada kader yang terlibat korupsi atau masalah harus keluar jangan tunggu vonis terlebih dahulu, itu baru yang namanya memiliki jiwa kesatria.
Senarnya jika kita runtut kebaikan dan keburukan PKS, kita harus jujur dan tanya kepada hati nurani kita bahwa lebih banyak kebaikan yang dilakukan PKS ketibang keburukannya. Sekarang bisa kita tanya kepada rakyat Indonesia, partai mana yang paling semangat dan berani mendukung kemerdekaan Palestina dari zionis Israel. Dari 10 partai politik yang akan mengikuti pemilu 2014 mendatang saya tidak melihat Partai Demokrat, PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura melakukan pembelaan kepada Palestina. Kemudian saya juga tidak melihat partai partai Islam seperti PPP, PKB, dan PAN memiliki semangat yang begitu besar seperti PKS untuk membela Palestina. Padahal membela dan membantu saudara kita yang sedang mengalami musibah adalah hal wajib bagi seorang muslim.
Tidak hanya membela Palestina, untuk membantu saudara saudara kita di tanah air pun PKS selalu menjadi garda terdepan. Bisa kita ambil contoh, bencana banjir di Jakarta beberapa minggu yang lalu menyentak hati kader dan simpatisan PKS untuk turun membantu korban. Kader dan simpatisan PKS yang turun membantu pun lebih banyak dari kader dan simpatisan partai lain. Tidak hanya banjir, bencana bencana lain pun PKS selalu menjadi garda terdepan untuk membantu korban, dan PKS pun selalu paling banyak menyumbangkan kadernya untuk membantu korban. Ini membuktikan bahwa PKS yang sebenarnya adalah selalu dekat dan melayani masyarakat Indonesia.
Setelah penetapan LHI sebagai tersangka suap daging sapi nampaknya membuat mata rakyat Indonesia terbuka untuk melihat isi dan kualitas sebenarnya PKS. Pasalnya PKS tidak butuh waktu lama untuk memilih pemimpin baru pasca LHI mundur dari presiden PKS. Dengan cepat majelis syuro, kader, dan pengurus partai  menunjuk Anis Mata menjadi Presiden PKS yang baru. Ini membuktikan bahwa PKS tidak berpatok pada sosok pemimpin, dan PKS mampu bangkit walau pemimpinnya terkena masalah. Coba kita lihat partai lain, jika sosok pemimpinnya sudah tidak popular di mata masayarakat atau pemimpinnya terkena masalah pasti partainya akan kehilangan semangat perjuangannya. Bisa kita ambil contoh ada suatu partai yang berinisial N*SD*M, ketika figure dari partai ini keluar membuat partai ini seakan terkotak kotakak dan pecah. Kemudian partai berinisial P*N, dulu partai ini kuat tapi setelah pentolannya sudah tidak popouler, partai ini malah terus turun dukungannya. Ada lagi partai berinisial P*B, ketika pemimpinnya wafat, partai ini seakan bersekat menjadi dua, ada kader yang mendukung sosok ini dan ada kader yang mendukung sosok itu. Sedangkan PKS walau pemimpinya terkena masalah, PKS mampu bangkit dengan cepat dan kader kader PKS makin solid dan tidak pecah. Kesolidan kader PKS nampaknya menjadi kunci bagi PKS untuk bertahan di negeri pluralisme ini.
Menurut saya sebagai mahasiswa ilmu politik beranggapan, LHI masih bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah, karena sampai saat ini KPK belum menemukan bukti kuat untuk menyeret LHI sebagai terdakwa. Jika LHI mampu membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah ini akan membawa PKS menjadi partai terbaik di Indonesia. Pasalnya walau hanya terbukti menjadi tersangka PKS langsung melakukan hal hal positive. Dan hal hal yang dilakukan PKS seakan membuka mata masyarakat Indonesia bahwa PKS memiliki kesolidan kader yang kuat dan memiliki management partai yang rapih dibandingkan partai lain di Indonesia.
Saya yakin ujian ini dari Allah untuk PKS, dan saya berharap jika memang benar LHI tdak bersalah, LHI harus cepat mebuktikannya. Dengan itu Insyaallah mata dan hati masyarakat Indonesia akan terbuka dengan PKS. Mereka akan sadar bahwa partai inilah yang pantas dipilih dan memimpin Indonesia. Dan bukan tidak mungkin 2014 atau 2019 PKS bisa menjadi pemenang pemilu. Dan untuk kata kata terakhir saya mengatakan ujan yang diterima PKS sama saja membangunkan singa yang sedang tidur.
Pandu Wibowo
Mahasiswa FISIP UIN Ssyarif Hidayatullah Jakarta
Ketua Himpunan Diskusi Mahasiswa

Selasa, 05 Februari 2013

PKS Harus Berani Mengambil Langkah Untuk Bangkit


PKS Harus Berani Mengambil Langkah Untuk Bangkit

Awal tahun 2013 mungkin menjadi ujian sangat berat bagi Partai Keadilan Sejahtera. Pasalnya dengan ditetapkannya Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq sebagai tersangka kasus suap impor daging sapi oleh KPK membuat nama PKS di mata masyarakat semakin buruk. PKS yang notabene adalah partai dakwah dan selalu mengatakan perangi korupsi tiba tiba kasus korupsi tersebut malah datang dari PKS sendiri. Kasus mantan Presiden PKS ini mungkin adalah kasus yang merugikan PKS menjelang pemilu 2014. Jelas sekali dimana partai partai lain berlomba lomba memasang jargonya untuk menanamkan citra di masyarakat agar menang pemilu 2014, berbanding tebalik dengan PKS yang menerima tsunami politik yang mengancam partai dakwah tersebut.
PKS harus mengambil langkah kongkret untuk menaikan citra dan mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk memilih PKS kembali. Walaupun PKS terancam kehilangan banyak suaranya di pemilu 2014 mendatang, PKS masih memiliki peluang untuk keluar dari krisis tersebut. Saya melihat untuk suara PKS dari kalangan terdidik dan memiliki ekonomi rata rata menengah keatas akan cendrung berfikir dua kali untuk memilih PKS di tahun 2014. Pasalnya menurut teori Rational Choice dikatakan bahwa setiap individu sebelum melakukan sesuatu pasti akan memikirkan baik dan buruknya, begitu juga dukungan PKS dari kalangan terdidik dan memiliki ekonomi menengah keatas cendrung akan bimbang memilih PKS atau tidak di 2014. Dan jika PKS kehilangan suara dari kalangan tersebut PKS akan sulit berjuang di pemilu mendatang karena mayoritas suara PKS berasal dari kedua kalangan tersebut. Untuk kalangan ekonomi kebawah mungkin PKS masih bisa mendapat suara lebih, tapi PKS harus berhati hati karena bisa jadi kalangan tersebut dipengaruhi oleh lawan politik PKS dengan isu korupsi yang ada.
Dari prediksi suara PKS mulai dari kalangan terdidik, pelajar, ekonomi menengah keatas dan kebawah dapat disimpulkan dukungan PKS akan berkurang, pasalnya saya meyakini akan ada namanya swim votters (pemilih mengambang) akibat ke dilemaan pemilih PKS untuk mendukung PKS dipemilu lagi atau tidak. Tapi dibalik itu semua saya meyakini bahwa dukungan suara dari kalangan kader PKS tidak akan berkurang, malah mungkin bisa bertambah, karena mayoritas kader PKS adalah didikan Tarbiyah PKS sendiri. Para kader sudah kenal betul tentang seluk beluk PKS, dan kader kader PKS ini tidak memperdulikan kasus tersebut karena mereka tau sosok asli dari PKS. Keloyalitasan kader PKS bisa kita lihat dari pendekatan pemilih loyal. Pemilih loyal cendrung tidak terlalu memperhatikan kelebihan dan kekurangan partai yang mereka dukung, yang terpenting ideologi mereka di perjuangkan.

Syarat Syrat yang Harus Dilkakukan PKS Untuk Mengembalikan Kepercayaan Rakyat
PKS haru berjuang keras untuk menaikan citra dan mengembalikan kepercayaan masyarakat kepadanya. Karena jika itu tidak cepat dilakukan PKS, PKS akan kehilangan banyak suaranya di pemilu 2014 mendatang.
Syarat yang harus dilakukan PKS adalah, pertama, PKS harus memperbaiki citranya dengan berani menegaskan bahwa Luthfi Hasan Ishaq tidak akan kembali ke PKS lagi. Dan PKS harus menyerahkan semua urusan hukum kepada yang berwajib untuk menyelesaikan kasus eks Presidennya tersebut, dan jika terbukti bersalah biarkan Luthfi Hasan ditahan. Dengan itu masyarakat percaya bahwa PKS adalah partai yang tegas dan berani mengambil keputusan. Dikeluarkannya Luthfi dari PKS dan menyerahkan semuanya kepada pihak berwajib akan membuat masyarakat akan berfikir dua kali untuk meninggalkan PKS. Masyarakat bisa jadi malah simpati kepada partai dakwah ini, karena partai ini berani dan tidak pandang bulu dalam keikutsertaannya dalam memberantas korupsi.
Syarat kedua yang harus dipenuhi PKS adalah, PKS harus berani menunjukan laporan keuangannya ke publik, sehingga semua masyarakat dapat dengan mudah mengakses keluar masuknya dana keuangan PKS. Dengan itu PKS bisa membuktikan bahwa partai mereka bersih dengan sumber dana yang jelas untuk biaya oprasional partai. Dan PKS juga harus berani mengatakan bahwa semua partai politik harus mempublish laporan keuangannya agar semua masyarakat bisa mengaksesnya. Karena saya melihat mayoritas partai politik di Indonesia tidak jelas mendapat dana dari mana untuk biaya oprasional partai.
       Syarat yang ketiga adalah mantan Preseden PKS yaitu Luthfi Hasan Ishaq harus membuktikan bahwa dia tidak bersalah dan tidak menerima suap tersebut. Dengan itu publik akan tahu bahwa PKS adalah benar benar partai bersih dan layak dipilih dan memimpin negara ini.
Dan syarat yang terakhir adalah, Presiden PKS yang baru yaitu Anis Mata harus memperkuat dan mebangkitkan solidaritas kadernya yang terluka karena kasus suap yang menyeret pentolan partainya. Keloyalitasan kader harus benar benar ditanam oleh PKS, karena suara kader adalah suara PKS. Jika kader hancur PKS pun bisa jadi gulung tikar, karena PKS adalah partai kader bukan nasionalis. Dari syarat syarat tersebut PKS harus memenuhinya dengan serius, karena itu semua demi memperbaiki citranya di masyarakat. Selain itu PKS harus mengembalikan kepercayaan rakyat Indonesia bahwa PKS adalah partai yang pantas memimpin bangsa ini.
Pandu Wibowo
Mahasiswa FISIP UIN Syrarif Hidayatullah Jakarta
Ketua Himpunan Diskusi Mahasiswa